Jl KH Abdul Fattah ds Siman rt 04 rw 02 sekaran. KAB LAMONGAN
MADRASAH DINIYYAH PROGRAM KHUSUS, MDPK
PP AL FATTAH SIMAN (SALAF, FORMAL, TAHFIDZ AL QURAN)
MADRASAH DINIYYAH REGULER MDR FORMAL
MADRASATUL QURAN PUTRI, TAHFIDZ AL QURAN.

Thursday, November 1, 2018

Strategi Implementasi studi di Pondok Pesantren Al Fattah

Strategi Implementasi studi di Pondok Pesantren Al Fattah
      1)   Ngaji bandongan
Dengan selesainya pembacaab wirdul haddad semua santri dari yang kecil sampai yang besar langsung membuat halqoh atau membuat barisan memutar seperti lingkaran yang di tengahnya ada kyai yang membacakan kitab-kitab kuning yang di laksanakan pada waktu ba’da magrib, dan juga dalam sistem pengajian sistem bandongan para kyai khususnya KH. Ali Ridlo menerapkan metode aktif learning bagi para santri karena sebelum di mulainya pengajian salah satu santri ditunjuk untuk memulai dengan bacaan surat pendek, setelah pengajian selesai di tutup dengan  sholawat dan do’a.  yang mana santri-santri mempersiapkan sholawat terbaiknya sehingga yang di tunjuk nanti dapat maksimal membaca sholawat. Dengan demikian para santri tidak belajar ilmu agama saja akan tetapi tidak secara langsung ia belajar mental di depan para santri-santri dengan membaca surat pendek dan sholawat.
 
       2)   Ngaji diniyyah
Mengikuti pesantren salaf lainnya dengan adanya pengajian diniyyah  di dalam Pondok Pesantren Al Fattah, para sesepuh dapat melihat kemampuan membaca dan memahami kitab kuning, dari mulai belajar membaca sampai yang sudah dapat membaca sendiri . di dalam sistem pengajian diniyyah para santri dikelompokkan sesuai kemampuannya maksudnya senakin tinggi wawasan kitabnya maka semakin tinggi pula kelasnya, diantara sumber belajarnya yaitu meliputi ; nahwu, shorof,tauhid, fiqih, hadist, sejarah nabawiyyah,dll.
 
 
       3)   Musyawaroh

Di dalam praktek musyawaroh diharapkan para santri dituntut untuk dapat membaca, menerjemah dan menjelaskan  kitab atau pelajaran yang akan di pelajari besoknya oleh karena itu sistem musyawaroh diadakan antar kelas-kelas saja .   




 
     4)   Sistem setoran
Dengan  adanya setoran ini para santri dapat menumbuhkan komitmen yang tinggi untuk tholabul ilmi sehingga hafalan-hafalan santri nanti dapat membantu dalam memahami dan memecahkan masalah yang terjadi, sistem setoran mulai dari kitab sorof bahasa jawa, hadist arba’in nawawi, nadlzom aqidatul awam, imriti, amstilah,maksud dan alfiyyah.
       5)   Pelatihan kemandirian santri
Para santri dalam melatih kemandirian dan kecerdasan intelektual dapat dilatih Dengan ikut andilnya dalam organisasi kepengurusan di pondok pesantren Al Fattah dan juga di pondok kitab (program khusus) terdapat  praktek memasak di setiap harinya yaitu dengan jadwal piket mulai dari memasak nasi, belanja, sampai siap saji.
  •       Refrensi
    1)    Sejarah dan perkembangan pondok pesantren daruttauhid lembaga pendidikan islam ihyaud’din(LPII), panitia peringatan milad dan reuni alumni pesantren daruttauhid. 1985

No comments:

Post a Comment

Copyright©Santrisiman