Jl KH Abdul Fattah ds Siman rt 04 rw 02 sekaran. KAB LAMONGAN
MADRASAH DINIYYAH PROGRAM KHUSUS, MDPK
PP AL FATTAH SIMAN (SALAF, FORMAL, TAHFIDZ AL QURAN)
MADRASAH DINIYYAH REGULER MDR FORMAL
MADRASATUL QURAN PUTRI, TAHFIDZ AL QURAN.

Thursday, February 7, 2019

ANANE BISO MERGO KULINO


 
        Sedikit kata-kata dia atas paling tidak membuatku kembali berfikir jika ingin memperoleh sesuatu, baik itu hal yang bersifat individu atau kelompok, setidaknya kita harus berjuang melawan ego dan sifat malas yang ada di dalam diri kita sendiri, 

           dalam pondok pesantren kita telah diajarkan untuk senantiasa berbuat baik dan di barengi dengan kedisplinan, karena disiplin merupakan pokok dari pembelajaran yang telah di ajarkan disini..  ku rasa kita disini ibarat air..  dimana air itu suci dan bisa mensucikan sekaligus sumber kehidupan, namun tergantung kepada kita. Bagaimana mengolah dan menjaga air itu, apakah kita akan membiarkan air yang kita miliki tercampur dengan lingkungan yang kellihatanya mendukung tetapi malah merusak ke-depanya-nya, atau kita akan menjaga dan menambah air yang kita milki dengan hal-hal positif dari pengajaran ustad-ustad dan kyai disini agar kelak air itu bisa bermanfaat untuk kedepanya, baik itu untuk diri sendiri ataupun orang lain. Apakah kita hanya bersenang- dengan air tersebut sehinggaa sedikit demi sedikit air tersebut akan menjadi keruh dan enggan untuk di sentuh. Atau kita buat air itu menjadi lebih baik dengan memilah dan memilih segala hal yang akan masuk kedalam air dan mempengarui air tersebut, ketika kita ingin menguasai sesuatu paling tidak buat kita kenal terlebih dahulu dengan hal yang akan kita kuasai, karena ada pepatah yang mengatakan. “tak kenal maka ta’arufan” saya sangat setuju dengan kata-kata ini, karena kalau kita “kenal saja tidak” bagaimna kita akan bisa mendekatinya, lalu jika sudah kenal harus apa lagi??,   kita kembali ke kata-kata di atas yang dipegang oleh saudara kita.. (mas Ari)  ya.. “witing tresno jalaran soko kulino, anane biso juga songko kulino” seseorang menjadi bisa karena terbiasa.

             Coba kita tela’ah dan kembali pada masa kanak-kanak, dahulu kita hanya bisa melihat tulisan seperti yang sekarang kita baca ini tanpa mengerti maknanya, namun sekarang, karena perjuangan dan pembiasaan yang kita lakukan dari kecil hingga sekarang menjadikan kita mengerti apa makna dan maksud di balik bentuk-bentuk hitam yang tertulis di kertas ini.. begitupun misalnya ketika seseorang bisa bersepeda.. dia telah melewati masa-masa sulit ketika sedang belajar bersepeda, baik itu terjatuh menabrak atau-pun yang lainya, namun dengan ketekunan dan kegigihanya bahkan seseorang mampu menaiki sepeda dengan berbagai gaya yang bersifat unik dan akrobatik, tentu saja hal itu karena orang tersebut sudah terbiasa, dia menjadi handal dan lihai dalam mengendarai sepeda.
            begitupun ketika kita ingin menukil/ mencari apa makna yang disampaikan oleh ustad-ustad ketika mengajar, maka hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengenalnya. Baik sang pengajar ataupun yang di ajarkan, sudah kenal dilanjut dengan pembiasaan yang bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik itu belajar mandiri, atu mencari teman untuk diajak main tebak-tebakan seputar ilmu yang telah diajarkan disini,. Ilmu nahwu misalnya atau ilmu tauhid, dlsb, disamping hal itu menghilangkan penat karena aktifitas yang telah kita lakukan seharian ini, hal itu juga bermanfaat untuk melatih otak kita agar tanggap dalam menangkap pelajaran yang disampaikan, secara tidak langsung kita telah melakukan simbiosis mutualisme (apa yaa.. kayaknya kok pernah dengar???) wkwkwk silakan dicari maknanya sendiri, itung-itung sambil mengulas pelajaran ipa yang telah kita pelajari..

ANANE BISO MERGO KULINO..  mempunyai target untuk melatih skill? Kata2 itu sangat cocok untuk kita jadikan patokan, ingin bisa bersholawat? Jangan ragu dan malu untuk memulai. Ingin bisa menulis kaligrafi dengan baik? Jangan bosan2 untuk menulis dengan tulisan arab, atau pun ingin yang lain-lainya.. silakan kembali ke kata2 di atas yang dipegang oleh mas ganteng.. silakan isi dan jaga air yang telah kalian peroleh dengan makna yang baik, saring setiap kegiatan yang kita lakukan, apakah hal itu bermanfaat atau hanya membuang-buang waktu yang kita miliki, sehingga nanti air terrsebut bisa bermanfaat bagi kita sendiri terutama dan berguna untuk masyarakat pada umumnya ketika kita sudah terjun dalam suatu masyarakat.

To be continued...

Om the..


Support dakwah kami dengan mengikuti akun-akun resmi
pondok pesantren Al-Fattah Siman :
Instagram      : @alfattahkulon_1942
Facebook      : Al Fattah
Website          : www.ppalfattahsiman.net

No comments:

Post a Comment

Copyright©Santrisiman